Staf UIJ Ikut Pelatihan, Warek ll: Jangan Cuma Kejar Gaji
POTRET: Penyampaian materi dalam kegiatan Pelatihan Practical Office di Aula KH. Dzo’fir Salam, Universitas Islam Jember, Rabu (4/3). Fotografer: Muzakky Maulana Hidayat.
UIJ, www.lpmmitra.id - Wakil Rektor II Universitas Islam Jember (UIJ), Nanang Tribudiman, melontarkan peringatan tegas kepada tenaga kependidikan (tendik) agar tidak bekerja sekadar mengejar gaji.
Ia menegaskan bahwa mentalitas “yang penting digaji” tidak boleh tumbuh di lingkungan perguruan tinggi yang dikenal sebagai kampus Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) tersebut.
Pelatihan yang digelar di kampus milik Yayasan Pendidikan Nahdlatul Ulama (YPNU) itu bertajuk Practical Office untuk memperkuat kualitas pelayanan di lingkungan kampus. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula KH Dzofir Salam tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus pembenahan budaya kerja staf administrasi.
Menurutnya bekerja di institusi pendidikan bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif, melainkan amanah moral untuk melayani sivitas akademika secara profesional dan penuh tanggung jawab.
“Bekerja di sini adalah melayani. Jangan sampai hanya berpikir sebagai pegawai yang penting menerima gaji,” tegasnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (4/3).
Pria yang akrab disapa Nanang itu mengatakan bahwa pelatihan tersebut bukan diselenggarakan karena pegawai tidak mampu menjalankan tugas. Sebaliknya, kegiatan ini merupakan upaya peningkatan kapasitas agar kualitas layanan semakin optimal dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa.
“Mereka sudah bekerja sesuai aturan. Namun, peningkatan kompetensi tetap diperlukan agar kualitas pelayanan terus berkembang,” katanya.
Pihaknya juga mengingatkan pentingnya perubahan pola pikir dalam bekerja. Pegawai diminta tidak hanya fokus pada penyelesaian tugas administratif, tetapi juga memahami kebutuhan lembaga serta dinamika mahasiswa yang dilayani.
“Bekerja bukan hanya menuntaskan tugas, tetapi bagaimana memberikan pelayanan terbaik,” lanjut Nanang.
Melalui pelatihan ini, UIJ menargetkan terbentuknya budaya kerja yang profesional, responsif, dan berorientasi pada mutu layanan. Dirinya meyakini pelayanan yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja institusi.
“Jika pelayanan meningkat, kinerja ikut naik dan lembaga akan semakin maju,” pungkasnya.
Pewarta: Vina Amalia Agustin
Editor: Nelly Dwi Pratiwi

Post a Comment