Ads

KRS Ulang Hingga Nilai Hilang, Ada Apa dengan Siakad UIJ?

Potret: Kepala Bagian (Kabag) Akademik Dwi Feri Kurniasari saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (22/9). Fotografer: Tevi Sukma Lestari


Jember, www.lpmmitra.id - Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ) diminta untuk melakukan Kartu Rencana Studi (KRS) di tengah persoalan Sistem Informasi Akademik (Siakad) yang belum sepenuhnya pulih. Sejumlah mahasiswa mendapati nilai mata kuliah pada transkrip juga belum lengkap hingga berdampak pada jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) dan Indeks Prestasi (IP) yang tampil.


Kepala Bagian (Kabag) Akademik Dwi Feri Kurniasari menanggapi persoalan tersebut berkaitan dengan proses pemulihan (recovery) sistem setelah sebelumnya mengalami masalah peretasan. Pihak akademik UIJ tersebut mengatakan data nilai mahasiswa, khususnya tahun 2025, sebenarnya telah tersedia tetapi belum seluruhnya muncul pada Siakad, Selasa (22/9).


“Yang 2025 terkait dengan nilai itu memang masih tahap recovery. Otomatis SKS juga berkurang, IP juga berkurang,” ujarnya dalam wawancara.


Kondisi tersebut juga berimbas kepada mahasiswa yang membutuhkan transkrip nilai untuk keperluan administrasi, termasuk pengajuan beasiswa. Ia menyebut mahasiswa dapat meminta bantuan melalui Tata Usaha (TU) fakultas untuk mendapatkan data yang tersedia di PDDikti.


“Mahasiswa yang membutuhkan transkrip nilai untuk keperluan pengajuan Beasiswa bisa mengajukan permintaan ke TU masing masing fakultas," ucapnya. 


Ia menegaskan, proses pemulihan sistem masih dilakukan oleh bagian Teknologi Informasi (TI). Data pada SIAKAD juga masih dalam tahap pembaruan sebagai bagian dari proses pemulihan setelah server mengalami peretasan.


“Mahasiswa yang masih mengalami masalah KRS atau data akademik yang belum muncul disarankan mengecek kembali SIAKAD secara berkala, serta segera menyampaikan kendalanya kepada TU fakultas masing-masing,” pungkasnya.


Pewarta: Tevi Sukma Lestari

Editor: Muzakky Maulana Hidayat


1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.