Pandemi Hilang, Ketua BEM: E-Learning UIJ Tidak dibutuhkan lagi.

 

Suasana: Mahasiswa Administrasi Negara (AN) UIJ saat kuliah tatap muka (TM) tanpa menggunakan E-learning,
 Rabu (12/4). Fotografer: Indra Maulana Ishaq

UIJ, www.lpmmitra.id- Universitas Islam Jember (UIJ) Selama masa pandemi kemarin, sistem pembelajaran  beralih menggunakan E-Learning. Namun, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Moch. Roni mengatakan bahwa hal itu tidak diperlukan lagi.  
“Jadi ketika pembelajaran sudah kembali seperti biasa, sistem tersebut sudah tidak diperlukan kembali," ucapnya saat diwawancara di sekretariat BEM, Kemarin (10/4).  
Untuk saat ini, lanjut dia,  E-Learning hanya digunakan oleh para dosen yang malas bekerja saja. “Ya mungkin dosen-dosen malas saja yang nggak mau masuk terus kuliah di E-learning,” ujarnya. 
Apa lagi, lanjut dia, sistem E-Learning hanya mempersulit pengimputan data saja tugas dan absen mahasiswa. “Masih harus ngimput dari absen biasa, terus ngimput dari E-Learning kan nantinya tambah rumit,” Lanjutnya. 
Tidak hanya itu, menurutnya, sistem E-Learning dimasa perkuliahan tatap muka seperti sekarang hanya membuang anggaran saja. “Ngapain pakek E-learning, kan buang-buang dana dan buang buang sistem juga,” tegasnya.
 Oleh karena itu, dia berharap agar pihak kampus lebih mengedepankan apa yang benar-benar menjadi kebutuhan mahasiswa. “Bem berharap kampus itu lebih mementingkan daripada kebutuhan mahasiswanya,” pungkasnya.

Pewarta: Khotibul Umam
Editor: Tria Febriani

Komentar