Ads

Gus Fawait Lepas Lebih dari 3.000 Mahasiswa, KKN Kolaboratif Jember 2026 Sasar 248 Desa dan Kelurahan

Potret: Suasana pelepasan mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Cinta di Jember. Fotografer: Istimewa


JEMBER, www.lpmmitra.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, secara resmi menerjunkan lebih dari 3.000 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Jember 2026 yang melibatkan 11 perguruan tinggi di Kabupaten Jember serta satu perguruan tinggi dari UPN Veteran Jawa Timur Surabaya. Prosesi penerjunan turut dihadiri para rektor dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) dari masing-masing perguruan tinggi.

KKN Kolaboratif tahun ini mengusung tema "KKN Desa Cinta". Ketua PIC KKN Kolaboratif Jember, Siti Raudhatul Hikamah, menjelaskan saat sambutan bahwa tema tersebut menjadi semangat kolaborasi mahasiswa bersama pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan di desa.

Sebanyak mahasiswa akan diterjunkan ke 226 desa dan 22 kelurahan di Kabupaten Jember. Program KKN akan berlangsung selama 35 hari sejak hari penerjunan, dengan jumlah 11 hingga 14 mahasiswa di setiap desa maupun kelurahan.

Dalam sambutannya, Gus Fawait mengajak mahasiswa untuk mengambil peran aktif membantu pemerintah daerah, khususnya dalam pendataan masyarakat miskin ekstrem.

"Saya menantang adik-adik mahasiswa membantu pemerintah data-data Desil 2, yaitu masyarakat miskin ekstrem," ujar Gus Fawait berapi-api.

Sementara itu, Ketua Pelaksana KKN Kolaboratif, Prof. Dr. Yuli Witono, menyampaikan bahwa terdapat tiga fokus utama yang akan menjadi perhatian mahasiswa selama pelaksanaan KKN, yakni verifikasi dan validasi (verval) data warga Desil 2, penanganan persoalan sampah, serta Viola (Virtual Office Layanan Peserta) sebagai bagian dari penguatan layanan berbasis digital.

Melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi tersebut, pemerintah berharap KKN tidak hanya menjadi sarana pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga mampu menghasilkan data yang akurat serta solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi desa dan kelurahan di Kabupaten Jember.


Pewarta: Muzakky Maulana Hidayat

Editor: Nelly Dwi Pratiwi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.