686 Mahasiswa Baru UIJ, Penerbitan NIM Terkendala Peretasan Sistem
Potret: Kabag PMB, Atman Hadib saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (2/10). Fotografer: Muzakky Maulana Hidayat
Sebanyak 686 mahasiswa baru tercatat dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Islam Jember (UIJ) per 2 Oktober 2026. Namun, proses penerbitan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) sempat terganggu setelah sistem IT mengalami peretasan.
Kepala Bagian (Kabag) PMB, Atman Hadib, mengatakan dari jumlah tersebut, 325 mahasiswa masuk kelas hybrid, sedangkan 361 lainnya merupakan mahasiswa kelas reguler. PMB juga masih mengakomodasi pendaftar susulan, khususnya untuk kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
“Kalau total pastinya saat ini mencapai 686 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, sekitar 325 mahasiswa merupakan kelas hybrid dan sisanya reguler,” ujarnya.
Peretasan membuat dokumen pendaftar tidak dapat diunduh dan sejumlah data hilang. Kondisi tersebut kemudian menghambat proses administrasi, termasuk penerbitan NIM mahasiswa baru.
“Kendala terjadi saat sistem kita kena hack. Akibatnya, dokumen pendaftar yang masuk datanya tidak bisa diunduh dan hilang,” jelasnya.
Untuk memulihkan data, PMB terpaksa melakukan pendataan ulang secara manual. Dokumen Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) digunakan untuk mencocokkan kembali identitas pendaftar.
“Karena itu kita harus kerja ekstra buat pendataan ulang secara manual pakai KK dan KTP,” ungkapnya.
Beban penanganan tersebut terjadi di tengah keterbatasan anggaran operasional PMB. Atman menyebut anggaran yang diberikan bagian keuangan belum mencukupi kebutuhan operasional PMB.
“Kalau dikata cukup ya tidak cukup. Untuk ke depannya kami ingin penambahan biaya untuk operasional,” tambahnya.
Pewarta: Muzakky Maulana Hidayat
Editor: Nelly Dwi Pratiwi

Post a Comment