Mahasiswa UIJ Sabet 5 Medali Olimpiade
UIJ, www.lpmmitra.id - Prestasi membanggakan kembali di torehkan oleh mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ), Arif Maulana, yang berhasil meraih lima medali dalam ajang National Science Olympiad (NSO) 2.0 tingkat nasional.
Kompetisi yang digelar secara daring pada 17 -19 April 2026 tersebut menjadi ajang pembuktian kemampuannya di berbagai bidang.
Tiga medali emas diraih dari bidang biologi, bahasa Indonesia, dan fisika, serta dua medali perak dari bidang kimia dan matematika.
Pencapaian tersebut tidak lepas dari kebiasaan belajar yang konsisten sejak lama, yakni memahami pola soal lebih penting dari pada sekadar menghafal materi.
“Setiap hari saya belajar sedikit demi sedikit, yang penting konsisten,” ujar anggota baru Lembaga Pers Mahasiswa Mitra saat diwawancarai di Sekretariat LPM, Rabu (29/04).
Menurutnya, strategi belajar yang tepat menjadi kunci dalam menghadapi berbagai jenis soal di kompetisi.
Pemahaman terhadap pola soal membuatnya lebih siap menghadapi berbagai tantangan.
“Kalau paham pola, kita lebih siap menghadapi soal apa pun,” jelasnya.
Perjalanan akademiknya ditempa sejak di MA Wahid Hasyim Balung melalui kelas unggulan dan les mingguan.
Kini, sebagai mahasiswa semester dua, ia tetap disiplin membagi waktu antara kuliah dan latihan soal.
“Kalau waktunya diatur, semuanya bisa berjalan seimbang,” kata mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah tersebut.
Pria yang akrab disapa Arif ini juga menuturkan bahwa dukungan dari pihak kampus menjadi faktor penting. Respons cepat dari kaprodi hingga dekanat memberi motivasi tambahan dalam mengikuti kompetisi.
“Saya langsung di dukung tanpa dipersulit,” tuturnya.
Selain itu dia juga mengungkapkan, Fakultas juga turut memberikan fasilitas administratif sebagai bentuk apresiasi terhadap mahasiswa berprestasi.
Hal ini menumbuhkan rasa di hargai sekaligus mendorong semangat untuk terus berkembang.
“Dukungan kampus itu sangat berarti bagi saya,” ungkapnya.
Mahasiswa asal Curah Kalong, Bangsalsari tersebut menjadikan dukungan dan senyum orang-orang di sekitarnya sebagai penyemangat untuk bangkit dari kegagalan.
Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa UIJ mampu bersaing dengan kampus lain serta mendorong generasi muda untuk berani mencoba dan terus berproses.
“Jangan takut gagal, yang penting mulai dulu,” pungkasnya.
Pewarta: Nelly Dwi Pratiwi
Editor: Nelly Dwi Pratiwi

Post a Comment