Ads

Adakan Pelatihan dan Pendampingan PPK Ormawa, Kemahasiswaan UIJ: Harapannya, Tahun Ini Bisa Lolos

 

POTRET: Kegiatan dalam pelatihan dan pendampingan PPK Ormawa yang dilaksanakan di Kampus I UIJ, Rabu (6/3). Fotografer: Rio Ferdinan


UIJ, lpmmitra.id- Universitas Islam Jember (UIJ) adakan pelatihan dan pendampingan dalam Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa), pada 6 Maret 2024, di Aula Miftahul Ulum, Kampus I UIJ. Staf kemahasiswaan berharap kepada Ormawa UIJ untuk semangat dalam menyusun proposal, serta bisa lolos seleksi tahun ini.

Khoula Afifah Alya, staf bagian kemahasiswaan UIJ menjelaskan, tujuan diadakannya pelatihan dan pendampingan ini, supaya Ormawa bisa menyusun proposal dengan baik dan benar. "Tujuannya yaitu tidak lain, agar setiap Ormawa dapat menyusun sistematika proposal dengan baik dan benar sesuai dengan panduannya." ujarnya saat diwawancarai di Aula Miftahul Ulum, Kampus I UIJ (6/3).

Wanita yang akrab di sapa Bu Fifil itu juga mengatakan, apa saja yang harus di dipersiapkan Ormawa untuk kegiatan PKK, seperti niat dan tujuannya. “Yang paling utama adalah niatnya, kemudian mereka juga harus mengerti tujuannya ingin dibawa kemana, misalnya ingin mengambil topik apa dan mau memakai judul apa, serta desa mana yang dituju sebab, PPK ini harus mengabdi kepada desa, jadi mereka harus mengerti desa mana yang cocok untuk diteliti.” jelasnya.

Selain itu, kata dia, batas waktu pengumpulan proposal PPK ini sudah dekat menurut Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Yang selanjutnya, membuat rancangan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan sebenar-benarnya dan sesuai realistas, serta harus tepat waktu, karena batas waktu pengumpulannya sudah dekat, tanggal 18 Maret 2024 itu di upload.” tuturnya.

Dia menambahkan, bahwa Abdidaya Ormawa merupakan hasil dari kegiatan PPK, yang dilaksanakan oleh Ormawa yang sudah lolos. “Hasil dari PPK ini yaitu biasanya ada kegiatan Abdidaya Ormawa, serta dilaksanakan oleh Ormawa yang sudah lolos PPK, kegiatannya yaitu diluar kampus.” tambahnya.

Sementara itu, lanjutnya, dana yang diperoleh adalah maksimal sampai 40.000.000, menyesuaikan kondisi yang dibutuhkan. “Dana yang didapatkan maksimal 40.000.000 dengan tidak boleh lebih, juga bisa kurang dari itu, tetapi sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan.” imbuhnya.

Sebagai perwakilan dari kemahasiswaan, Afifah berharap supaya Ormawa di UIJ bersemangat dalam penyusunan proposal, serta bisa lolos seleksi dalam program PPK tahun ini. “Lolos atau tidak, harapannya bisa lolos. Yang penting mereka harus ada semangat menyusun proposal PPK Ormawa ini. Lebih semangat lagi, harus lolos!” ungkapnya.


Pewarta: Linda Nurul Hidayah

Editor: Tria Febriani

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.