Ilmu Komunikasi UIJ Pacu Kualitas Menuju Akreditasi Unggul
Potret: Jajaran dosen Universitas Islam Jember saat mengikuti dan memantau jalannya proses akreditasi Program Studi Ilmu Komunikasi. Fotografer: Nella Tri Prasasti
Jember, lpmmitra.com – Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Islam Jember (UIJ) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan guna meraih akreditasi Unggul. Salah satu langkah nyata yang ditempuh adalah mempersiapkan asesmen lapangan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (Lamspak).
Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi UIJ, Agus Ainul Yaqin, menjelaskan bahwa perjalanan menuju akreditasi Unggul masih menghadapi berbagai tantangan. Kendati demikian, seluruh tim terus berupaya optimal demi mencapai target tersebut.
“Harapan dari pimpinan adalah meraih predikat Unggul. Meskipun dari segi infrastruktur saat ini masih kurang mendukung, kami terus berusaha keras untuk mencapainya,” ujar Agus saat diwawancarai di ruang LP3M, Selasa (23/6).
Dari sisi sumber daya manusia, Agus optimistis karena jajaran pengajar di prodi yang dipimpinnya memiliki kompetensi dan pengalaman yang mumpuni. Rata-rata dari mereka merupakan praktisi sekaligus akademisi yang kuat secara teori.
“Ada yang berlatar belakang jurnalis, wirausahawan (entrepreneur), politisi, hingga budayawan. Jadi, kalau dari aspek dosen, kita sangat mumpuni untuk meraih akreditasi Unggul dan memadai dalam mewujudkan visi prodi,” jelasnya.
Selain memperkuat lini pengajar, Kaprodi juga mendorong mahasiswa agar aktif berkarya, khususnya di bidang fotografi dan videografi, guna meningkatkan daya saing di tingkat nasional.
“Meskipun berstatus perguruan tinggi swasta, kita harus mampu bersaing dengan universitas-universitas besar di tingkat nasional,” tegasnya.
Agus menambahkan, peran mahasiswa sangat krusial dalam mendukung proses akreditasi ini. Oleh karena itu, pihak prodi selalu mendorong mahasiswa untuk lulus tepat waktu, mengembangkan kreativitas, dan mengukir prestasi.
“Mahasiswa juga diwajibkan menghasilkan karya ilmiah melalui publikasi jurnal. Bagi mahasiswa angkatan 2022, mereka ditargetkan menembus jurnal Sinta 2 atau Sinta 4,” kata Agus.
Ia menegaskan, keberadaan dosen praktisi yang kompeten di berbagai bidang serta lahirnya lulusan yang siap bersaing di industri media merupakan daya tarik utama Prodi Ilmu Komunikasi UIJ.
Sejauh ini, proses persiapan akreditasi berjalan lancar berkat kekompakan tim. Manajemen prodi menargetkan seluruh berkas dan dokumen sudah diunggah ke sistem Lamspak pada akhir Juli mendatang.
Di akhir wawancara, Agus berharap mahasiswa tidak sekadar menjadi mahasiswa "kupu-kupu" (kuliah pulang-kuliah pulang), melainkan aktif dalam organisasi kemahasiswaan.
“Jangan menjadi mahasiswa yang pasif, tetapi jadilah mahasiswa yang aktif dan mampu mengembangkan potensi diri,” pungkasnya.
Pewarta: Tevi Sukma Lestari
Editor: Nelly Dwi Prasasti

Post a Comment