Sekjen PPMI DK Jember Soroti Ketimpangan Fasilitas UIJ Saat PJTL, UIJ Dinilai Belum Miliki Sarana Memadai
Potret: Suasana penyampaian materi kedua pada Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL) di Aula Kampus 2 Universitas Islam Jember (UIJ), Minggu (28/06). Fotografer: M Irfan Maulana
Jember, www.lpmmitra.id – Universitas Islam Jember (UIJ) menjadi sorotan dalam Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL) yang diselenggarakan Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Dewan Kota Jember bersama Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mitra UIJ di Aula Kampus 2 Universitas Islam Jember, Minggu (28/06). Kegiatan yang diikuti 48 peserta dari 10 LPM di Jember dan Banyuwangi itu memunculkan kritik terkait belum meratanya sarana penunjang kegiatan mahasiswa.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPMI, Muzammil, mengapresiasi penyelenggaraan PJTL yang dinilai mampu menghadirkan suasana belajar yang nyaman bagi peserta. Namun, ia menilai masih terdapat persoalan mendasar terkait pemerataan fasilitas di lingkungan Kampus 2.
Menurutnya, perbedaan fasilitas antara Kampus 1 dan Kampus 2, terutama ketersediaan proyektor, menjadi hambatan bagi mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan akademik maupun organisasi.
"Kegiatan ini sudah baik dan peserta merasa nyaman. Tetapi saya melihat masih ada ketimpangan antara Kampus 1 dan Kampus 2. Fasilitas seperti proyektor seharusnya tersedia secara merata agar mahasiswa memiliki akses yang sama dalam menyelenggarakan kegiatan," ujar Muzammil.
Sorotan tersebut turut diperkuat oleh keterangan Fuad, karyawan bagian perlengkapan UIJ. Ia membenarkan bahwa pihak perlengkapan kampus memang tidak menyediakan layanan peminjaman proyektor.
Menurutnya, proyektor yang tersedia hanya berada di aula Kampus 1 dan tidak tersedia sebagai inventaris umum di Kampus 2. Jika mahasiswa atau penyelenggara kegiatan di Kampus 2 membutuhkan proyektor, mereka harus meminjam milik fakultas.
"Dari bagian perlengkapan memang tidak menyediakan peminjaman proyektor. Yang ada hanya proyektor di aula Kampus 1. Untuk di Kampus 2 tidak ada. Biasanya kalau membutuhkan, harus meminjam ke fakultas," jelas Fuad.
Namun, Pimpinan Umum (PU) LPM Mitra UIJ, Vina, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan surat peminjaman proyektor kepada pihak kampus dan permohonan tersebut telah disetujui. Akan tetapi, saat hendak mengambil proyektor menjelang pelaksanaan kegiatan, proyektor yang dimaksud tidak tersedia.
"Dari kami sudah mengajukan kemarin, sudah di-ACC. Pada saat mau ambil proyektor, ternyata tidak ada," imbuh Vina.
PJTL hasil kolaborasi PPMI DK Jember dan LPM Mitra UIJ sendiri dihadiri 48 peserta dari 10 LPM di Jember dan Banyuwangi. Selain menjadi ajang peningkatan kapasitas jurnalis mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi ruang lahirnya wartawan muda yang kritis, berintegritas, dan berpegang teguh pada etika jurnalistik.
Pewarta: Muzakky Maulana Hidayat
Editor: Nelly Dwi Pratiwi

Post a Comment